Les Privat Jarimatika Jogja
November 18, 2018
Guru Privat SMP MTS Berkualitas Di Yogyakarta, Sleman, Bantul, dan Solo
November 21, 2018

Les Privat Membaca Tidak Harus, Tapi…

Les Privat Membaca Menulis Berhitung penting atau tidak ya bagi anak? Terjadi perbedaan pendapat di kalangan pakar pendidikan tentang pentingnya pelajaran baca tulis hitung di usia anak-anak dewasa ini. Di satu sisi, ada yang berpendapat bahwa baca tulis hitung selayaknya dikenalkan dan ajarkan saat anak sudah masuk usia 7 tahun atau usia SD. Hal ini dikarenakan karena tahapan belajar usia anak pada tahap tersebut sebenarnya masih dipenuhi dengan dunia bermain. Namun demikian, bukan berarti anak tidak boleh diajarkan tentang baca tulis hitung. Pakar dalam madzhab ini berpendapat bahwa boleh mengenalkan baca tulis hitung namun tidak boleh memaksa anak untuk wajib bisa baca tulis hitung. Pemaksaan pada proses pembelajaran anak akan menimbulkan trauma bagi anak. Di sisi lain, ada juga pakar yang mengatakan bahwa pembelajaran baca tulis hitung untuk anak-anak tidaklah masalah asalkan dilakukan dengan porsi yang tepat. Mereka berpendapat bahwa baca tulis hitung untuk usia anak bisa diajarkan dengan tambahan metode lain seperti bermain atau beraktifitas lainnya. Itulah yang kemudian dikenal dengan metode fun learning untuk pembelajaran baca tulis hitung. Madzhab ini menyatakan baca tulis hitung tetaplah penting diajarkan karena kemampuan membaca khususnya merupakan senjata untuk menuju gerbang pendidikan selanjutnya yaitu sekolah dasar atau SD

Memiliki anak yang cerdas tentunya menjadi impian semua orang tua termasuk Ayah dan Bunda. Memberikan fasilitas yang memadai untuk mendukung belajar si kecil akan selalu dilakukan. Tetapi jangan sampai dilupakan, masa anak-anak usia dini merupakan saat-saat yang menyenangkan bagi si kecil. Dia sedang senang-senangnya memiliki dunia baru bersama teman-temannya yang lain. Jangan sampai, obsesi Ayah Bunda menelantarkan psikologis mereka sehingga mereka dewasa pada usia yang belum saatnya. Hal ini akan menjadi penyesalan tersendiri untuk Ayah dan Bunda.
Oleh sebab itu, menginginkan anak untuk bisa mengasah kecerdasan sejak dini harus dilakukan dengan cara yang tepat. Kecerdasan pertama dan yang utama bagi anak usia dini adalah kemampuannya untuk membaca, menulis dan menghitung. Tidak bisa diterapkan metode yang sama untuk mengembangkan kemampuan itu pada si kecil. Ayah dan Bunda harus memilah dan memilih metode yang pas sesuai dengan jenjang perkembangan si anak, terlebih jenjang perkembangan psikologisny.
Secara psikologis,usia sampai dengan 7 tahun adalah masa dimana anak mengenali dan mempelajari segala hal dengan interaksi langsung sehingga pembelajaran harus didesain menggunakan alat peraga. Hal inilah yang akan membauat anak bisa memahami bahkan mengingat apa yang baru saja dia pelajari. Pembelajaran semacam ini juga harus dilakukan saat mengajari anak untuk menulis, membaca maupun menghitung. Dengan alat peraga ini, anak tidak tertekan karena dia merasa dia sedang bermain bukan belajar. Dengan demikian, memungkinkan anak untuk belajar sesuai keinginan orang tua tanpa mengesampingkan kebutuhan psikologis sang anak.

Apabila Ayah dan Bunda merasa kesulitan untuk bisa mendampingi si kecil karena adanya beberapa keterbatasan, Kaffah College bisa dijadikan parter Ayah dan Bunda untuk membimbing si kecil belajar membaca, menulis dan menghitung menggunakan metode yang tepat. Tentor-tentor yang ada merupakan orang yang pas di bidang pembelajaran membaca, menulis dan menghitung dengan memperhatikan metode yang tepat untuk si kecil. Metode yang digunakan pada setiap siswa berbeda-beda berdasarkan kebutuhan dan kondisi anak. Atas dasar inilah setiap anak memiliki metode dan media pembelajaran yang kadang berbeda-beda. Pun dengan hasilnya, ada yang relatif cepat ata ada yang relatif lambat. Semua itu dipengaruhi oleh banyak faktor seperti lingkungan dan minat anak.

Menurut Pakar tumbuh kembang anak dari Universitas Airlangga DR Dr Ahmad Suryawan SpA(K), Baca tulis hitung tidak boleh dijadikan sebagai acuan untuk menilai prestasi anak. Namun bukan berarti tidak boleh diajarkan. DR Dr Ahmad Suryawan SpA(K) berkata, “Calistung boleh dikenalkan pada anak usia PAUD, tapi tidak boleh jadi evaluasi prestasi,” cetus dia.

Pengenalan Calistung Program yang tepat pada anak usia PAUD adalah melalui pengenalan calistung, namun hal itu bukan berarti anak belajar calistung sepenuhnya. Anak bisa diberikan pembelajaran lain yang pas bagi mereka. Salah satunya adalah melalui les privat baca tulis hitung guru datang ke rumah siswa. Sistem ini memungkinkan anak mendapatkan perhatian secara khusus dalam proses belajarnya sehingga mereka menjadi lebih terkontrol dan terkondisikan. Tidak ada metode khusus memang untuk mengajarkan baca tulis hitung atau calistung anak, namun ada juga yang menggunakan dengan metode tertentu seperti menggunakan metode Anak Hebat Suka Membaca. Metode ini menggunakan buku panduan yang terdiri dari 5 jilid atau 5 tahapan belajar. Di setiap tahap didesain pembelajaran membaca berdasarkan kemampuan dan kebutuhan siswa sehingga siswa akan lebih mudah dalam belajar.